Polresta dan Oknum Satpol PP Diminta Tindaklanjuti Laporan Penganiayaan AW

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:50 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pekanbaru berinisial AW kembali melapor. Korban meminta Polresta Pekanbaru dan pimpinan Satpol PP segera menindaklanjuti dugaan penganiayaan oleh oknum anggotanya.

PEKANBARU, – Seorang warga Pekanbaru berinisial AW kembali mendatangi Polresta Pekanbaru untuk melaporkan dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dialaminya.

Laporan tercatat dengan nomor LP/B/643/V/2026/SPKT/POLRESTA PEKANBARU pada 23 Mei 2026. Proses BAP telah dilakukan dan A telah menerima Surat Tanda Penerimaan Laporan.

Diduga Dianiaya di Kediaman Rejosari

Berdasarkan keterangan AW kepada awak media Senin malam 10/8/2026, peristiwa dugaan penganiayaan terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di kediamannya, Jalan Indra Puri, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

AW menyebut terduga pelaku berinisial NY yang diketahui merupakan oknum Satpol PP Kota Pekanbaru datang ke rumahnya tanpa sebab. Karena merasa tidak nyaman, korban meminta terduga pelaku keluar.

Saat itulah, menurut keterangan korban, terduga pelaku diduga memukul bagian wajah korban dengan sekuat tenaga hingga menyebabkan mata sebelah kanan merah dan membiru.

“Beliau datang, lalu memukul saya di bagian muka. Mata sebelah kanan jadi merah dan bawah mata membiru,” ujar AW.

Diduga Disekap dari Pagi Hingga Sore

Selain penganiayaan, AW juga mengaku mengalami dugaan penyekapan. Sejak pagi hingga sore, terduga pelaku berada di dalam rumahnya sehingga korban tidak bisa keluar rumah.

“Saya sudah berteriak minta tolong supaya tetangga dengar. Tapi saya tidak berdaya, jadi diam di dalam rumah sampai menunggu terduga pelaku keluar,” katanya.

Setelah terduga pelaku keluar pada Minggu sore, korban baru bisa keluar rumah, menutup pintu, dan meminta bantuan untuk membuat laporan serta menyampaikan kronologi kepada awak media.

Ini Laporan Kedua, Korban Minta Kepastian Hukum

AW menyampaikan ini bukan kali pertama ia melapor. Sebelumnya pada 23 Mei 2026 ia juga telah membuat laporan ke Polresta Pekanbaru terkait peristiwa serupa dengan terduga pelaku yang sama.

Saat itu terduga pelaku meminta maaf dan korban memaafkan, namun proses hukum tetap berjalan.

“Ternyata sampai kejadian ini terulang kembali, diduga pelaku penganiayaan dan penyekapan masih belum tersentuh hukum,” kata AW.

Merasa dirugikan dan ketakutan, AW meminta agar Polresta Pekanbaru segera memproses kasus ini secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

Ia juga meminta pimpinan Satpol PP Kota Pekanbaru agar menindaklanjuti perbuatan anggotanya dan memberikan sanksi sesuai aturan kedinasan.

Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Hingga berita ini diturunkan, kasus masih dalam tahap penyelidikan di Polresta Pekanbaru. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut.

Upaya konfirmasi kepada NY juga masih dilakukan redaksi untuk mendapatkan keterangan berimbang, sesuai asas praduga tak bersalah dan Kode Etik Jurnalistik.

Karena melibatkan unsur aparatur pemerintah kota, warga berharap Polresta Pekanbaru dan pimpinan Satpol PP Kota Pekanbaru segera menuntaskan proses hukum dan penindakan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sumber: Korban AW
Penulis: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu
BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Korban Pencurian Jadi Tersangka Usai Disuruh Polisi Tangkap Maling, Mencari Keadilan ke DPR RI, Ketua Komisi III Habiburokhman: “Kami Bukan Pengadilan”
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Emas untuk Keluarga: Cerita Haru Kopka TNI Harjito dan Yeni Sularsih Mendampingi Putra-Putrinya Jadi Juara
Tim Labfor Dari Polda Sumut Terjun Langsung Menyelidiki SPPG Pasca Siswa Keracunan di SMA Negeri Berastagi
Diduga Dianiaya dan Disekap Oknum Satpol PP, Warga Lapor
Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 01:02 WIB

Warganet Menyinggung Wakil Bupati dalam Isu Tambang Geumpang, APW-LLA Mendorong Aparat Memastikan Siapa Pemodal dan Pengendali PETI

Selasa, 15 September 2026 - 02:08 WIB

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Diduga Menggunakan Puluhan Alat Berat, LLA Akan Laporkan Dugaan Jaringan ke Polda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 01:57 WIB

Alat Berat Terus Menggerus Kawasan Geumpang Pidie, Tambang Emas Ilegal Kian Masif, LLA Akan Laporkan Dugaan Jaringan ke Polda Aceh

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46 WIB

Geumpang Menghadapi Ancaman Tambang Emas Ilegal, Ribuan Lubang Disebut Mengintai Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru